Tuhan Telah Mengetuk Hatimu

Tuhan telah mengetuk hatimu
Dia berkata ikutlah Aku
Tinggalkanlah semua itu
Hidup kekal dijanjikan padaMu

Janganlah kau menolak
Kasih-Nya yang sangat indah
Datanglah pada-Nya
Di b’ri pengampunan
Tuhan t’lah mengetuk hatimu

Tuhan Yesus telah menunggu
Orang yang berdosa
Disucikan oleh darah-Nya
Yesus penebus yang mulia

Janganlah kau menolak
Kasih-Nya yang sangat indah
Datanglah pada-Nya
Di b’ri pengampunan
Tuhan t’lah mengetuk hatimu

 

Nada-Nada Jiwa

Kudus, kudus, kuduslah Tuhan

Yang lahir di hati kami

Agung, agung, agung nama-Nya

Teramat mulia

 

Dengar, dengar, dengar nada kami

Yang lahir di hati kami

Puji, puji, puji nama-Nya

Penebus dosa

 

(Itu Tuhan kami, Juru S’lamat kami)

 

Dalam nada kami lagu pujian hati

Muliakan Tuhan s’bab kasih cinta-Nya (itu nada)

Nada-nada jiwa, itu nada cinta (nada cinta)

Nada-nada kasih, itu jiwa kami

Lagu kami, bagi Tuhan kami

 

(a…….a…….a…….a……a…….)

 

Muliakanlah Tuhan, mari sukacita

Mashyurkan nama-Nya

Biar s’luruh dunia nyata, Yesus penebus dosa

Beri hidup kekal selama-lamanya

Karunia Sejati

Bila kau memandang jauh
Ke masa yang telah kau lalui
Terlukis segala peristiwa
Yang kau alami dalam hidupmu
Suka dan duka terbayang silih berganti
Terukir nyata ke alam cinta nan sepi
Syukur padaNya yang memberi anugerah
Warna-warni hidup semasa
Kuasa pengasihan abadi
Nikmatilah hidup ini,
Karunia Allah sejati
Suka duka semua berarti
Puji syukur pada Tuhan,
Yang memberi kehidupan
Dan berkuasa atas s’galanya
Sujud padaNya didalam duka didalam suka
Semua diberi kepadamu
Takkan kekurangan hidupmu

Jahowa Siparmahan Au

Jahowa Siparmahan au
Dang hurang manang aha
Au on tongtong dijaga
Jamot, ramot sai iringonna au

Ditogu-togu au
Na lomak jampalanku
Mauas pe tondingku
Aek mata hasonangan do di au

Nang di rura hamatean
Dang tagamon parmaraan
Ai batahi ni Jahowa
Do na tongtong manjaga au
Tuhanki manjaga au

Jahowa Siparmahan au
Rade dohot mejaku
Suksuk panginumanku
Sumurut musu sian au

GALATIA 2 : 20

Adapun hidupku ini
Bukannya aku lagi
Melainkan Kristus yang hidup
Di dalam aku
Walaupun dunia datang menggoda
Imanku tetap teguh
Kar’na Yesus yang hidup 
Di dalam aku
Reff. 	Kini hidupku yang sekarang
	Aku hidup di dalam tubuh ini
	Aku hidup di dalam 
	Iman kepada Anak Allah
	Yang mengasihi aku
	Dan yang menyerahkan diriNya
	Kar’na aku
Dulu bersusah cari bahagia
Dunia berjanji memb’ri
Namun semua hanyalah tinggal janji
Kini ku datang dalam firmanNya
Jalan rahasia surga
Tempat bahagia kekal selamanya
To Reff.

Jangan Kuatir

JANGAN KUATIR

Cipt.: Drs. Bonar Gultom
Siapakah di antara kamu, 
yang kar’na rasa kuatirnya
Dapat menambahkan, 
satu hasta saja, 
kepada jalan hidupnya
Ya... siapakah diantara kamu, 
yang karna rasa kuatirnya
dapat menambahkan, 
satu hasta saja, 
kepada jalan hidupnya
Dan jika engkau tiada daya, 
membuat hal paling kecil
mengapa kah engkau kuatir, 
mengapa kuatir, perkara yang besar
mengapa kuatir, perkara yang besar
Lihatlah burung gagak kecil, 
tiada menabur, tiada menuai
tidak juga mengumpulkan bekal 
di dalam lumbung untuk hari esok
tetapi dia tak kurang suatu apa, 
diberi makan Bapa mu yang di sorga
tetapi dia tak kurang suatu apapun, 
diberi makan Bapa mu yang Akbar
Pandanglah bunga bakung di lembah, 
tiada bertenun tiada memintal
bunga bakung yang putih dan bersih, 
tiada bertenun tiada memintal
tetapi dia ternyata lebih indah, 
dari Salomo dalam kemegahannya
tetapi dia ternyata lebih indah pun 
dari Salomo Raja yang besar
Dan jika Tuhan Allah, 
mendandani rumput di ladang
dan memb’ri makan makhluk yang kecil,
memberi makan ciptaanNya yang kecil
tidak kah Dia kan terlebih lagi, 
memberi padamu s’gala yang perlu
memberi kebutuhanmu, 
wahai orang yang kurang percaya
Jangan kuatir, janganlah ragu
karena Tuhan mu sayang padamu
Ya... karena Tuhan mu kasih
kepadamu