Penyegaran Iman di GKPI Jemaat Babura Resort Medan Baru

Jemaat GKPI BaburaHari Kamis, tanggal 9 Mei 2013, Okuli  Voice Ministry mengadakan pelayanan Kebaktian Penyegaran Iman bersama jemaat Tuhan di GKPI Jemaat Babura Resort Medan Baru.

Ibadah Memperingati Hari Kenaikan Tuhan Yesus

Pada Ibadah memperingati Kenaikan Tuhan Yesus, Okuli Voice Ministry bertindak sebagai pelayan musik dan song leader. Pelayanan Firman Tuhan disampaikan oleh Pdt. Salomo Simanjuntak, STh (Ka. Biro IV pada Kantor Pusat GKPI). Pada hari itu juga jemaat GKPI Se-Resort Medan Baru mengadakan Pesta Kebangunan Seksi Perempuan, yang dipusatkan di GKPI Babura.

Dalam kotbahnya, yang didasarkan pada Kisah Para Rasul  1:6-14, pendeta menyatakan bahwa peristiwa kenaikan Tuhan Yesus ke surga sangat penting karena itu merupakan bagian dari peristiwa sejarah keselamatan di dalam Yesus Kristus.

Yesus naik ke surga untuk menyediakan tempat bagi murid-murid-Nya(orang-orang percaya), dan kita, sebagai orang percaya, akan menerima kuasa jika Roh Kudus turun atas kita.

Kebaktian Penyegaran Iman

Selesai Ibadah, pada pukul 13.00 WIB , acara dilanjutkan dengan Penyegaran Iman yang diikuti kurang lebih 70 orang anggota jemaat. Acara dimulai dengan menyanyikan beberapa lagu pujian dan kemudian diikuti dengan kesaksian yang disampaikan oleh Reinhard Nainggolan ( Amat Amigos ) .

Amat-OVReinhard Nainggolan, yang juga merupakan anggota Artis Batak Bermazmur (Jakarta), memberi kesaksian bagaimana ia ditangkap Tuhan Yesus, sehingga ia menerima Yesus sebagai Juru Selamat pribadi. Pada kesempatan ini juga ia menyanyikan beberapa lagu pujian, yang membuat jemaat semakin bersuka cita.

Selanjutnya, penyegaran iman dipimpin oleh Bpk. J. Ganda Sormin (Anggota Majelis Pusat GKPI dan Pembina Okuli Voice Ministry) yang bertindak sebagai pelayan Firman dan membahas topik “Firman (Yoh.1 : 1; 14)”

Sormin-1Sebelum sampai kepada topik utama, Bpk. J. Ganda Sormin memberi pertanyaan kepada jemaat dimana, sebagai orang Kristen , apakah kita mengetahui keuntungan yang kita peroleh dari kematian dan kebangkitan Yesus?

Ada 3 keuntungan dari kematian dan kebangkitan Yesus, antara lain:

1. Kita telah dimerdekakan (Gal 5 : 1 )

Dengan kematian-Nya, Kristus telah memerdekakan kita dari segala dosa-dosa kita. Oleh karena itu , kita yang sudah dimerdekakan harus berdiri teguh dan tidak lagi menjadi bagian dari kuk perhambaan, dimana kita tidak lagi berada dalam penjajahan dosa.

2. Kita Diperbaharui ( Wahy. 21 : 5 )

Yesus menjadikan segala sesuatunya baru.Kebangkitan Yesus mengajarkan kita agar kita diperbaharui menjadi baru. Artinya diperbaharui menjadi manusia yang  baru , hati yang baru dan hidup yang baru karena hidup ini adalah kasih karunia Yoh 3 : 16. Melalui kasih karunia Yesus memberi hidup baru kepada kita yang percaya kepadaNya agar kita tidak binasa dan memiliki hidup yang kekal.

3. Kita Dikuduskan sekali untuk selama-lamanya ( Ibr 10:10 )

Sebelum kedatangan Yesus, kita memberikan persembahan yang khusus yaitu persembahan bakaran, persembahan yang menurut Hukum Taurat yang hanya terdapat bayangan saja ( Ibr 8 : 5-6 , Ibr 9 : 24 ) untuk menghapuskan dosa. Tetapi justru oleh korban-korban itu orang diperingatkan akan dosa. Sebab tidak mungkin darah lembu jantan atau darah domba jantan dapat menghapuskan semua dosa manusia. Yesus lah yang mempersembahankan diri-Nya untuk menebus dosa kita dan Ia tidak berulang-ulang mempersembahkan diri-Nya (Ibr. 10 : 25 ), tetapi  Ia  hanya satu kali saja mengorbankan diriNya untuk menanggung dosa banyak orang. Oleh persembahan tubuh Yesus itulah kita telah dikuduskan satu kali untuk selama-lamanya.

Jemaat-BaburaPada kesempatan ini Bpk. J. Ganda Sormin menyatakan ia sungguh menyadari bahwa jemaat GKPI Babura yang hadir pada saat itu pasti sudah sering membaca firman Tuhan, yang terdapat pada Alkitab. Oleh karena itu Okuli Voice Ministry datang untuk menyegarkan kembali dan sharing berbagai hal sehingga jemaat semakin dikuatkan imannya melalui pemahaman yang lebih dalam akan Firman Tuhan.

Secara khusus bagi Seksi Perempuan Se-Resort Medan Baru yang merayakan Hari Kebangunan Perempuan, Bpk. J. G. Sormin menyatakan hal ini sangat perlu diperhatikan. Pada Refraat Perempuan GKPI, yang dibacakan pada saat Ibadah, dinyatakan bahwa perempuan harus bisa menyampaikan  Firman Tuhan kepada anak, suami serta orang-orang di sekelilingnya.

Apakah Firman itu?

Dalam Injil Yoh.1 : 1 disebutkan bahwa pada mulanya adalah Firman; Firman itu bersama-sama dengan Allah dan Firman itu adalah Allah. Dan, Firman itu telah menjadi manusia, dan diam di antara kita, dan kita telah melihat kemuliaan-Nya, yaitu kemuliaan yang diberikan kepada-Nya sebagai Anak Tunggal Bapa, penuh kasih karunia dan kebenaran. (Yoh. 1 : 14). Oleh karena itu, ketika kita berbicara tentang Firman maka sesungguhnya kita berbicara tentang Allah sendiri yang hadir ditengah-tengah manusia melalui diri Yesus Kristus.

Firman sebagai motivator sekaligus motivasi

Sebagai motivator, Firman Tuhan adalah sebagai subyek (maksudnya orangnya). Seperti disebutkan di atas, pada mulanya adalah Firman; Firman itu bersama-sama dengan Allah dan Firman itu adalah Allah.

Sedangkan sebagai motivasi artinya firman Tuhan menjadi sumber keyakinan (motivasi) bagi hamba-hamba-Nya untuk tetap memberitakan Dia, sebab Injil adalah kekuatan Allah yang menyelamatkan setiap orang yang percaya. (lih. Rom. 1 : 16) Sebab iman timbul dari pendengaran, dan pendengaran oleh firman Kristus. (Rom. 10 :17)

Firman sebagai alat mengajar

Roma 15 : 4  Sebab segala sesuatu yang ditulis dahulu, telah ditulis untuk menjadi pelajaran bagi kita, supaya kita teguh berpegang pada pengharapan oleh ketekunan dan penghiburan dari Kitab Suci.

Sebagai orang percaya kita sungguh yakin bahwa Firman Allah itu hidup dan kuat dan lebih tajam dari pada pedang bermata dua manapun, yang mampu memisahkan jiwa dan roh (Ibr. 4 : 12). Sehingga kita dapat menggunakan Firman Tuhan untuk mengajar, untuk menyatakan kesalahan, untuk memperbaiki kelakuan dan untuk mendidik orang dalam kebenaran (2Tim. 3 : 16).

Pengakuan-dosa2Firman sebagai alat berdoa

Dalam berdoa untuk menyatakan permohonan kita kepada Allah, kita lebih baik memakai Firman. Ada nats yang tertulis dalam kitab Yesaya 43 : 26 menyatakan bahwa Allah ingin kita mengingatkan Dia di saat kita mengemukakan segala sesuatu.

Firman sebagai janji

Firman menjamin kita untuk boleh memegang janji Tuhan karena Dia tidak akan pernah melanggar perjanjian-Nya (Maz. 89:35). Tuhan juga ingat untuk selama-lamanya akan perjanjian-Nya, akan firman yang diperintahkan-Nya kepada seribu angkatan (1 Taw. 16:15).

Dalam kitab Mazmur 12:7-8 juga disebutkan bahwa janji Tuhan adalah janji yang murni dan Ia akan menepatinya.

BPH-Babura

Penyegaran Iman Bersama Siswa-Siswi SMP – SMA Methodist Kisaran

Pengakuan-dosaPada tanggal 21 dan 22 Februari 2013, Okuli Voice Ministry mengadakan Kebaktian Penyegaran Iman bersama siswa-siswi SMP dan SMA Methodist Kisaran di Samosir. Pada kebaktian yang dilaksanakan pada sore hari tanggal 21 Februari, yang menjadi pelayan Firman adalah Bpk. J. Ganda Sormin (Pembina Okuli Voice Ministry).

Kotbah

OVMSiswa-1

Pengakuan-dosa-3

DOA

 

Harus berdoakah kita?

Jawabannya: Ya, karena Tuhan menyuruh kita harus berdoa

FirmanNya:    Mat. 7 : 7; Mat. 21 : 22; Luk. 11 : 2-4; Ef. 6 : 18; 1Tim. 2 : 1 – 5; Mzm. 122 : 6; Mat. 5 : 44

Apakah doa kita semua didengar Tuhan?

Jawabnya tentu tidak, sebelum dosa dan kejahatan-kejahatan kita belum diselesaikan kepada-Nya. (1 Yoh. 1 : 9 – 10)

Karena dosa penghalang persekutuan dan penerimaan berkat dari Tuhan.

FirmanNya:    Yes. 1 : 15-16; Yes. 59 : 1-2; Ayb 35 : 12-13; Yoh. 9 : 31; Ams. 6 : 16-19; Ams. 15 : 29

Tuhan mau mendengar doa kita dengan syarat, kita harus:

  1. Percaya kepada Tuhan Yesus Kristus (Mat. 21 : 22; Yak. 5 : 16-18)
  2. Mengampuni orang lain (Mrk. 11 :25-26; Kol. 3 : 12-14)
  3. a) Jujur (Ayb 8 : 6; Mzm. 37 : 37       b) Tulus (Ams. 10 : 29; Kol. 3 : 22)     c) Benar (1 Raj. 9 : 4-5; Rm. 4 : 16-22)

Ketika sedang apa kita berdoa?

  • Saat sakit menderita (2 Raj. 20 : 2-3)
  • Saat kesembuhan ( Mzm. 103 : 2-5; Yak. 5 : 15-16; 1 Tes. 5 : 18)
  • Depresi, hilang pengharapan, rendah diri (Flp. 4 : 6; Kol. 4 : 2; Mzm. 42 : 12)
  • Saat berpengharapan (Mzm. 25 : 1-11; Mzm. 147 : 7-11; Rm. 5 : 1-5)
  • Pimpinan Tuhan (Mzm. 139 : 1-10)
  • Rasa bersalah (1 Yoh. 3 : 20-24)
  • dll

Waktu kapan kita berdoa?

  • Pagi-pagi benar (Mrk. 1 : 35)
  • Semalam-malaman (Luk. 6 : 12)
  • Siang (Luk. 4 : 42)
  • Malam hari (Mat. 14 : 23)
  • Sebelum dan sesudah makan (Mat. 14 : 19; Ul. 8 : 10)

Dimana tempat kita berdoa?

  • Di dalam kamar (Mat. 6 : 6)
  • Tempat sunyi (Mrk. 1 : 35)
  • Di atas bukit (Mrk. 6 : 46)
  • dll

Cara (sikap) berdoa yang benar

  • Sujud (Ef. 3 : 14)
  • Menengadah (Ezr. 9 : 5)

Jawaban Tuhan atas doa kita

  1. Doa langsung dijawab (mujizat). Mat. 21 : 22
  2. Doa ditolak, karena tidak sesuai dengan kehendak Allah (1 Yoh. 5 : 14)
  3. Ditangguhkan (pending) karena kita belum siap atas doa yang kita minta (Yak. 4 : 2-3)

Penyegaran Iman di GKPI Tomuan dan GKPI Bahkora – Marihat Lambou

Gambar gereja GKPI Tomuan

Pada tanggal 6 dan 7 Oktober 2012, Okuli Voice Ministry mengadakan Kebaktian Penyegaran Iman bersama jemaat Tuhan di GKPI Tomuan dan GKPI Bahkora – Marihat Lambou, Pematangsiantar.

Kebaktian Penyegaran Iman di GKPI Tomuan

Pada hari Sabtu, tanggal 6 Oktober 2012 Okuli Voice Ministry mengadakan Kebaktian Penyegaran Iman bersama jemaat Tuhan di GKPI Tomuan, Pematangsiantar. Pada kebaktian kali ini, Okuli Voice Ministry didampingi oleh rekan se-pelayanannya yaitu Reinhard “Amat Amigos” Nainggolan. Acara yang dimulai dari jam 19.00 WIB dan dihadiri oleh kurang lebih 250 orang anggota jemaat di gereja ini, berlangsung dengan penuh hikmat dan suka cita.

Acara kebaktian dimulai dengan menyanyikan lagu-lagu pujian dan persembahan lagu pujian dari Okuli Voice Ministry.

OV-Amat Amigos-GKPI Tomuan

Reinhard “Amat Amigos” Nainggolan dan OV Ministry

Selanjutnya Reinhard “Amat Amigos” Nainggolan, yang juga merupakan anggota Artis Batak Bermazmur (Jakarta), menyampaikan kesaksian bagaimana ia menerima Yesus Kristus sebagai Juru Selamat pribadi sehingga mampu menjadi pelayan Tuhan. Pada kesempatan ini juga ia menyanyikan beberapa lagu pujian, yang membuat jemaat semakin bersuka cita.

Pada Kebaktian Penyegaran Iman kali ini, bertindak sebagai pelayan Firman Tuhan adalah Bpk. J. Ganda Sormin (Anggota Majelis Pusat GKPI dan Pembina Okuli Voice Ministry) dengan firman Tuhan yang menguatkan diberi topik “Firman (Yoh.1 : 1; 14)”

JG Sormin at GKPI Tomuan

J. Ganda Sormin saat menyampaikan Firman Tuhan

Bpk. J. Ganda Sormin sungguh menyadari bahwa jemaat GKPI Tomuan yang hadir pada saat itu pasti sudah sering membaca firman Tuhan, yang terdapat pada Alkitab. Oleh karena itu Okuli Voice Ministry datang untuk menyegarkan kembali dan sharing berbagai hal sehingga jemaat semakin dikuatkan imannya melalui pemahaman yang lebih dalam akan Firman Tuhan.

Dalam Injil Yoh.1 : 1 disebutkan bahwa pada mulanya adalah Firman; Firman itu bersama-sama dengan Allah dan Firman itu adalah Allah. Dan , Firman itu telah menjadi manusia, dan diam di antara kita, dan kita telah melihat kemuliaan-Nya, yaitu kemuliaan yang diberikan kepada-Nya sebagai Anak Tunggal Bapa, penuh kasih karunia dan kebenaran. (Yoh. 1 : 14). Oleh karena itu, ketika kita berbicara tentang Firman maka sesungguhnya kita berbicara tentang Allah sendiri yang hadir ditengah-tengah manusia melalui diri Yesus Kristus.

Jemaat-GKPI Tomuan2

Jemaat GKPI Tomuan saat memuji Tuhan

Sebagai umat Tuhan yang hidup pada abad sekarang ini, kita tentu tidak sama dengan orang-orang yang hidup pada zaman ketika Yesus melayani di dunia ini, dua ribu tahun yang lalu, dimana mereka bisa bertemu langsung dengan Yesus. Namun, kita dapat membaca Firman Tuhan yang terdapat pada Alkitab, yaitu kitab yang berisi Firman Tuhan yang dikumpulkan oleh lebih dari 40 orang kudus-Nya, selama kurang lebih 1500 tahun lamanya.

Sebagai orang percaya kita sungguh yakin bahwa Firman Allah itu hidup dan kuat dan lebih tajam dari pada pedang bermata dua manapun, yang mampu memisahkan jiwa dan roh (Ibr. 4 : 12). Sehingga kita dapat menggunakan Firman Tuhan untuk mengajar, untuk menyatakan kesalahan, untuk memperbaiki kelakuan dan untuk mendidik orang dalam kebenaran (2Tim. 3 : 16).

Bahkan di dalam doa kita, untuk menyatakan permohonan kita kepada Allah, kita lebih baik memakai Firman. Ada nats yang tertulis dalam kitab Yesaya 43 : 26 menyatakan bahwa Allah ingin kita mengingatkan Dia di saat kita mengemukakan segala sesuatu.

Jemaat-GKPI Tomuan

Jemaat GKPI Tomuan saat mendengarkan Firman Tuhan

Firman Tuhan juga ditulis untuk menjadi pelajaran bagi kita, supaya kita teguh berpegang pada pengharapan oleh ketekunan dan penghiburan dari Kitab Suci. (Rom. 15 : 4)

Bpk. J. Ganda Sormin juga sharing beberapa ayat emas yang bisa memotivasi jemaat untuk lebih teguh di dalam imannya kepada Yesus sebagai Juru Selamat.

Selesai Penyegaran Iman, acara dilanjutkan dengan ramah-tamah antara jemaat dengan OV Ministry dan perwakilan jemaat juga menyampaikan cendera mata berupa ulos Batak kepada Bpk. J. Ganda Sormin dan Reinhard Nainggolan.

BPH-GKPI Tomuan

J. G. Sormin, Reinhard Nainggolan, Pendeta dan Penatua GKPI Tomuan

Pada kesempatan ini, Okuli Voice Ministry memberikan sumbangan kepada peserta festival koor antar sektor pada GKPI Jemaat Tomuan (Juara I, II dan III), yang dilangsungkan sebelum kebaktian ini, masing-masing sebesar Rp. 1.000.000 untuk dipergunakan seperlunya. Kemudian juga kepada Pemuda-Pemudi dan Penatua GKPI Tomuan masing-masing sebesar Rp. 1.000.000 untuk dapat digunakan dalam pelayanan.

Kebaktian Minggu dan Penyegaran Iman di GKPI Bahkora – Marihat Lambou

Kebaktian-GKPI Marihat

Ibadah Minggu di GKPI Bahkora – Marihat Lambou

Pada esok harinya, Minggu tanggal 7 Oktober 2012, Okuli Voice Ministry menjadi pelayan musik dan song leader pada ibadah Minggu di GKPI Jemaat Bahkora – Marihat Lambou, Pematangsiantar. Pelayanan kotbah disampaikan oleh hamba Tuhan Bpk. J. Ganda Sormin.

Dalam kotbahnya, yang didasarkan pada Ibr. 2 : 5  – 12, Bpk. J. G. Sormin mengajak jemaat untuk meneladani Yesus, yang sesungguhnya lebih tinggi dari pada malaikat-malaikat, tetapi Ia mau untuk lebih rendah dari pada malaikat, yang oleh karena penderitaan maut, dimahkotai dengan kemuliaan dan hormat, supaya oleh kasih karunia Allah Ia mengalami maut bagi semua manusia.

Kita juga harus meneladani Yesus karena Dia, yang adalah Allah, mau mengosongkan diri-Nya sendiri, dan mengambil rupa seorang hamba, dan menjadi sama dengan manusia. (Lih. Fil. 2 : 6-7).

Jemaat-GKPI Bahkora

Jemaat GKPI Bahkora – Marihat Lambou saat mendengar kotbah

Selesai acara kebaktian, dilanjutkan dengan Penyegaran Iman yang juga dipimpin oleh Bpk. J. Ganda Sormin dan membahas topik yang sama dengan Penyegaran Iman sehari sebelumnya di GKPI Tomuan, yaitu “Firman”. Penyegaran Iman diikuti oleh anggota jemaat yang mengikuti kebaktian Minggu berjumlah kurang lebih 80 orang.

Seperti pada hari sebelumnya, Bpk. J. G. Sormin juga menabur banyak firman Tuhan yang menguatkan dan yang mungkin bisa menjadi ayat-ayat emas bagi jemaat untuk menguatkan mereka dan juga lebih mengenal Yesus sebagai Juru Selamat pribadi.

GuruJemaat-GKPI Marihat

Guru Jemaat GKPI Bahkora saat acara ramah tamah

Pada pelayanan kali ini, Okuli Voice Ministry juga didampingi oleh Reinhard “Amat Amigos” Nainggolan yang membawakan beberapa lagu pujian. Jemaat di gereja ini sungguh terhibur dengan kedatangan Okuli Voice Ministry dan Reinhard Nainggolan.

Selesai Penyegaran Iman, acara dilanjutkan dengan ramah-tamah antara jemaat dengan OV Ministry. Pada kesempatan ini jemaat, yang diwakili oleh Guru Jemaat GKPI Bahkora, menyampaikan rasa syukurnya kepada Tuhan betapa mereka bersuka cita dalam kebaktian kali ini. Beliau juga menyampaikan keinginan mereka untuk bisa menggunakan multimedia dalam ibadah. Secara spontan, Okuli Voice Ministry menjawab keinginan jemaat dengan menyumbangkan satu set infocus dan berharap dapat digunakan untuk kemuliaan Tuhan.

PP-GKPI Bahkora

J. G. Sormin, Reinhard Nainggolan dan PP GKPI Bahkora

Jahowa Siparmahan Au

Jahowa Siparmahan au
Dang hurang manang aha
Au on tongtong dijaga
Jamot, ramot sai iringonna au

Ditogu-togu au
Na lomak jampalanku
Mauas pe tondingku
Aek mata hasonangan do di au

Nang di rura hamatean
Dang tagamon parmaraan
Ai batahi ni Jahowa
Do na tongtong manjaga au
Tuhanki manjaga au

Jahowa Siparmahan au
Rade dohot mejaku
Suksuk panginumanku
Sumurut musu sian au

Sai Ditogutogu Jesus – BE 501

Sai ditogutogu Jesus tondingki na gale i,
Asa unang be au ganggu di panoguonna i
Maradian do rohangku, molo huhaposo i
Nang sitaonon dipasonggop, 
sai jonok do Tuhanki
Nang sitaonon dipasonggop, 
sai jonok do Tuhanki

Sai diiringiring Jesus, au  na gale situtu,
Ditungkoli do langkaku, 
diparmudu au burju
Molo loja au mardalan, 
nang maheu tondingki
Lehononna aek na tio sian batu mamak i
Lehononna aek na tio sian batu mamak i

Sai ditogutogu Jesus ai diparhorsihan i,
Paima sahat au tu surgo i, ima inganan nai
Jala idaonku sogot panogu nai di au
Pujionku haholongan ni Tuhanta i di au
Pujionku haholongan ni Tuhanta i di au

GALATIA 2 : 20

Adapun hidupku ini
Bukannya aku lagi
Melainkan Kristus yang hidup
Di dalam aku
Walaupun dunia datang menggoda
Imanku tetap teguh
Kar’na Yesus yang hidup 
Di dalam aku
Reff. 	Kini hidupku yang sekarang
	Aku hidup di dalam tubuh ini
	Aku hidup di dalam 
	Iman kepada Anak Allah
	Yang mengasihi aku
	Dan yang menyerahkan diriNya
	Kar’na aku
Dulu bersusah cari bahagia
Dunia berjanji memb’ri
Namun semua hanyalah tinggal janji
Kini ku datang dalam firmanNya
Jalan rahasia surga
Tempat bahagia kekal selamanya
To Reff.

Jangan Kuatir

JANGAN KUATIR

Cipt.: Drs. Bonar Gultom
Siapakah di antara kamu, 
yang kar’na rasa kuatirnya
Dapat menambahkan, 
satu hasta saja, 
kepada jalan hidupnya
Ya... siapakah diantara kamu, 
yang karna rasa kuatirnya
dapat menambahkan, 
satu hasta saja, 
kepada jalan hidupnya
Dan jika engkau tiada daya, 
membuat hal paling kecil
mengapa kah engkau kuatir, 
mengapa kuatir, perkara yang besar
mengapa kuatir, perkara yang besar
Lihatlah burung gagak kecil, 
tiada menabur, tiada menuai
tidak juga mengumpulkan bekal 
di dalam lumbung untuk hari esok
tetapi dia tak kurang suatu apa, 
diberi makan Bapa mu yang di sorga
tetapi dia tak kurang suatu apapun, 
diberi makan Bapa mu yang Akbar
Pandanglah bunga bakung di lembah, 
tiada bertenun tiada memintal
bunga bakung yang putih dan bersih, 
tiada bertenun tiada memintal
tetapi dia ternyata lebih indah, 
dari Salomo dalam kemegahannya
tetapi dia ternyata lebih indah pun 
dari Salomo Raja yang besar
Dan jika Tuhan Allah, 
mendandani rumput di ladang
dan memb’ri makan makhluk yang kecil,
memberi makan ciptaanNya yang kecil
tidak kah Dia kan terlebih lagi, 
memberi padamu s’gala yang perlu
memberi kebutuhanmu, 
wahai orang yang kurang percaya
Jangan kuatir, janganlah ragu
karena Tuhan mu sayang padamu
Ya... karena Tuhan mu kasih
kepadamu

Lebih Putih dari Salju

Cipt: James Ganda Sormin

Kasihilah aku ya Allahku
Menurut kasih setia-Mu
Hapuskanlah pelanggaranku
Menurut rahmat-Mu yang besar

Bersihkanlah aku dari salahku
Menurut kasih setia-Mu
Dan tahirkan lah hidupku
Dari dosaku

Reff. Jadikanlah hatiku
Menjadi tahir ya Allah
Dan perbaharuilah hatiku
Dengan roh yang teguh

Sucikanlah aku dari dosaku
Bersihkan ku dengan hisop
Agar menjadi lebih putih
Putih dari salju,
Putih dari salju

Ndada Au Guru Di Au – BE 476

Ndada au guru di au be, Jesus do nampuna au
Las rohangku dung hubege, Jesus si pangolu au
Ndang be au guru di au, Jesus na humophop au nampuna au
Tung saleleng au mangolu, Jesus do nampuna au
Ndang di au di Tuhan Jesus, daging dohot rohangki
Saluhut na hupasahat, tu Ho Jesus Tuhanki
Ndang be au guru di au, Jesus na humophop au nampuna au
Tung saleleng au mangolu, Jesus do nampuna au
Ulaonku nang artangku, pangke ma baen sangapMi
Diusehon Ho mudarMu, tung tanda do holongMi
Ndang au be au guru di au, Jesus na humophop au nampuna au
Tung saleleng au mangolu, Jesus do nampuna au